Sunday, January 2, 2022

Renungan: Jan 2,2022 - Bergaul Intim dng Tuhan syarat pertama utk menerima perkenanan Tuhan

Kejadian 5:24
Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

Kejadian. 6: 8-9
Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang- orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.
Diawal tahun yg baru banyak pesan2 Tuhan yg disampaikan kepada hamba2 Nya untuk kita anak2 Nya semakin mendekat kepada Tuhan, bergaul intim dng Tuhan..bangun hubungan yg semakin nyata dng Tuhan karena Dia Pribadi yg Nyata dlm hidup anak2 nya yang percaya kepada Nya.
Tuhan akan memberikan kasih karunia Nya kepada anak2 Nya yg hidupnya berkenan kepada Tuhan , saat ini saya percaya mata Tuhan mencari anak2 Nya yg hidupnya berkenan kepada Tuhan, hidupnya mengasihi Tuhan dng segenap hati dan
segenap kekuatannya, yg hidupnya taat dan setia kpd Tuhan, yg kesukaannya merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. ...
Shalom sahabatku selamat malam ...tahun 2022. Adalah tahun Paradigma Baru, Sesuai visi yg gembala kita terima .. Utk kita dapat masuk dalam Tahun Paradigma yang baru maka kita perlu merubah pola pikir dan tindakan kita dan kita harus menyelaraskan seluruh kehidupan kita dengan kehendak Tuhan. Oleh karena itu kita harus membangun hubungan yg lebih intim lagi dng Tuhan lebih dari tahun2 yg lalu ...sampai kita dpt merasakan dimanapun kita berada Tuhan nyata hadir dlm kehidupan kita dan tidak ada hari2 kita tanpa
kehadiran Tuhan .... Waoo kita sendiri akan melihat bagaimana Tuhan bekerja luar biasa dlm kehidupan kita serta melalui kehidupan kita Tuhan pakai untuk menjadi berkat bagi banyak orang dan akan terlihat perbedaan nyata dlm kehidupan kita. Mari saudara2ku jangan kalah start dlm pertandingan awal ini, sehingga kita akan dpt mencapai garis akhir yaitu garis finish dan kita akan keluar sebagai pemenang. Pastikan Mata Tuhan tertuju kepada kita dan ketika Mata Tuhan tertuju kepada kita maka Tuhan akan ajarkan banyak hal kepada kita sehingga kita semakin hari semakin menjadi pribadi seperti Kristus.


Have a blessed day, God bless you


Sent from my iPhone

Saturday, January 1, 2022

RENUNGAN HARIAN: 1 JAN 2022 - ALLAH BERSERTA KITA (IMANUEL)

Mat 1: 23
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita.

Tuhan Yesus telah lahir bg kita 2000 thn yg lalu dan sampai dng saat ini bahkan memasuki thn 2022 Penyertaan Tuhan sempurna atas setiap kita, tdk pernah sedetikpun Dia meninggalkan kita yg sering terjadi justru kita yg meninggalkan Tuhan. Tuhan Yesus hanya berserta kita saat kita digereja atau saat kita sedih dan butuh pertolongan, ttp saat kita senang saat kehidupan kita tdk ada masalah terkadang kita tdk pernah membawa Tuhan masuk dlm kehidupan kita.

Shalom sahabatku selamat Tahun baru 2022, biarlah kita memasuki tahun 2022 dng pengharapan yang baru dan dengan pengharapan yang pasti bahwa penyertaan Tuhan sempurna atas hidup kita dan biarlah ditahun yang baru ini kita kembali membangun commitment yang baru dengan Tuhan, apa yang dulu belum mampu kita lakukan biarlah ditahun ini menjadi titik balik kehidupan kita untuk menjadi Pribadi seperti Yesus. Banyak orang mungkin berkata mana mungkin???? Mustahil terjadi??? Kita kan manusia biasa??? Dan begitu banyak alasan kita dan semua itu benar adanya apabila kita mengandalkan kekuatan kita. Akan tetapi waktu kita menyerahkan seluruh kehidupan kita kedalam tangan Tuhab dan waktu kita berkata "Tuhan, jika Engkau tidak berjalan berserta aku maka aku tidak akan mau berjalan" maka Tuhan yg akan ambil alih seluruh kehidupan kita, Tuhan yg skan mengajarkan kepada kita untuk kita mampu melakukan seluruh Firman Tuhan karena bagi Tuhan tidak ada yg mustahil, bersama Tuhan kita akan mampu merubah hidup kita menjadi MSK (Menjadi seperti Kristus)

Biarlah kita memasuki 2022 dng suka cita krn kita tau bhw rancangan Tuhan atas setiap kita adl rancangan yg indah, penuh damai sejahtera dan bagi kita yg terus berharap kpd Tuhan dan beejalan bersama Tuhan mk kita akan semakin hari semakin naik dan tdk akan pernah turun sampai kita mencapai garis akhir kehidupan kita. Jadikan Tuhan Yesus pusat kehidupan kita ditahun 2022 - JESUS BE THE CENTER OF MY LIFE dan kita semakin bergairah berjalan bersama Tuhan dan seperti biasanya diawal tahun aku berdoa dan berkata:
Jika Engkau tak besertaku
Kutak mau berjalan
Kuperlu Tuhan pimpin langkahku
Dengan Kasih Karunia mu.

Pimpin langkaku setiap hari
Berjalan dalam Roh Mu
Nyatakan Tuhan kemuliaan dan keinginan Mu
Dan berjalanlah denganku.

Aku juga mau berbagi 1 Firman Tuhan yg bisa menjadi penyemangat bagi yang sedang dakam masalah, bagi mereka yang tertindas…

"Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?"
‭‭Roma‬ ‭8:31‬b TB‬‬

Pastikan ditahun 2022 Tuhan ada dipihak kita 🙏🤗
Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua.


Have a blessed day, God bless you
Ninda Kara Manossoh


Sent from my iPhone

Thursday, December 2, 2021

Menyambut Musim Yang Baru - Renungan #1

Lepas dari Kekhawatiran

Bacaan:

2 Tim 1:7; Fil 4:6-8; Yes 32:16; Mat 6:31-34

Khawatir merupakan respon yang manusiawi, terutama ketika kita diperhadapkan kepada ketidakpastian atau sesuatu yang sepertinya melebihi kemampuan kita, seperti pandemi dan kehidupan tatanan baru yang sedang terjadi ini.

Sebenarnya, khawatir itu ada baiknya juga, karena berfungsi seperti sebuah undangan: undangan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik, untuk mencari informasi atau menambah pengetahuan, dan juga untuk kita mencari Tuhan. Tetapi kekhawatiran jangan disimpan lebih dari 24 jam. Firman Tuhan katakan dalam Matius 6:34, "Sebab itu janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." Rasa khawatir maupun takut sifatnya adalah roh, yang artinya bisa menyerang kapan saja, dan tempat pertempurannya adalah pikiran kita. Jika kita biarkan menguasai hidup kita, roh ketakutan dapat melumpuhkan dan menghancurkan. 

Rasul Paulus dalam 2 Timotius 1:7 berkata bahwa Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan Roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban. Rasul Paulus di surat ini sedang membangkitkan semangat Timotius, seorang hamba Tuhan yang masih muda. Kata 'takut' yang dipakai diterjemahkan sebagai 'timidity', artinya takut karena kurang percaya diri; dan 'cowardice', artinya takut karena kecil hati, seperti orang yang melarikan diri dari pertempuran. Paulus bukan saja menunjukkan permasalahannya, tetapi juga memberikan solusi kekhawatiran: bahwa Tuhan memberikan kita roh juga, Roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.

Kata 'kekuatan' diambil dari kata 'dunamis' yang artinya membangkitkan kemampuan, mendatangkan mukjizat dan kelimpahan, serta menjadikan kita unggul. Roh Tuhan membangkitkan kasih yang tanpa syarat atau 'agape', sehingga kita mampu mengasihi orang lain; memberi, memperhatikan, dan berbagi kepada orang lain tanpa pamrih. Roh itu juga membangkitkan ketertiban, dan ketertiban mendatangkan damai, sehingga kita mampu mengendalikan diri, berpikir jernih, dan mengembangkan disiplin.

Lihat, Iblis menyerang dengan satu cara, tetapi Tuhan memberikan kepada kita tiga senjata untuk mengalahkannya! Roh dari Tuhan sudah ada di dalam kita sejak kita bertobat dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. 

Jangan besar-besarkan persoalan, apalagi di depan Tuhan, tetapi nyatakan apa yang kita inginkan kepada Tuhan dalam doa dan ucapan syukur. Sehingga damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Setelah fokus kita lepas dari kekhawatiran, arahkan pikiran kepada hal-hal yang positif, yaitu semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji.

Doa

Bapa di surga, terima kasih karena Engkau telah memberikan Roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban di dalamku. Aku mau mengarahkan energi untuk mengejar kebenaran daripada menyimpan kekhawatiran. Pimpin aku untuk mengenal kebenaran dan biar dari kebenaran itu tumbuh damai sejahtera, yang mengusir semua kekhawatiran di dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Sumber: http://jpcc.org

Tuesday, November 23, 2021

Fwd: Renungan: November 23, 2021 - Doa dan Iman



"Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni."
‭‭Yakobus‬ ‭5:15‬ ‭TB‬‬

Tuhan mengatakan bahwa doa yg dilahirkan dari Iman itu menyelamatkan, krn itu harus lah kita pada saat berdoa dilandaskan dengan Iman percaya bahwa apa yang kita doakan akan diberikan dan disediakan oleh Tuhan. Krn tanpa Iman percaya yg kokoh maka doa hanyalah sebatas kata2.

Itu sebabnya terkadang waktu kita berdoa memohon pertolongan Tuhan baik pada saat kita susah, sakit atau sedang ada dlm masalah yg berat kalau kita berdoa tanpa Iman yg teguh kepada Tuhan tidak mendapatkan jawaban. Krn apa kita salah berdoa. Tuhan ingatkan bahwa kalau kita punya Iman sebiji sesawi saja maka jangankan sakit penyakit … gunungpun dapat dipindahkan.

Shalom saudaraku terkasih selamat pagi, terkadang susah bagi kita untuk memiliki Iman yang teguh dan sungguh2 percaya akan Otoritas dan Kekuasaan Tuhan, pikiran dan hati kita terkadang masih dibentengi dengan perasaan dan logika, yg memang wajar sebagai manusia. Oleh karena itu kita harus berusaha sungguh2 untuk membangun Iman percaya yg kuat kpd Tuhan dan minta kpd Tuhan utk kita dimampukan.

Firman Tuhan berkata "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,"
‭‭Efesus‬ ‭2:8‬ ‭TB‬‬

Supaya kita mengetahui apa yg Tuhan inginkan dalam kehidupan kita maka kita harus dekat dan intim kasih Tuhan shg kita tau waktu iman kita dibangkitkan apa yg hrs kita lakukan.

Saya pernah mengalami sakit maag yg aku dan kalau sakit itu datang serasa badan ini mau hancur krn sakitnya dan obat aku cuman Zantac dosis tinggi. Saat itu dithn 2000 aku training di Bangkok sendirian dihotel dan saat itu sakit yg sesakit2 nya menyerang aku, zantac tdk ada mau kedokter bingung & takut krn faktor bahasa dan dinegara lain. Sampai akhir nya tdk tertahan dan serasa mau mati aku mulai mempersiapkan diri dng ganti baju yg rapih bkn baju tidur kemudian aku tiduran. Pikiran aku adl kl sampai aku mati dihotel paling tdk org menemukan dlm kondisi rapih. Disaat berbaring aku mulai berdoa dan tiba2 Iman aku bangkit dan aku mulai memperkatakan Firman dan saat itu juga tdk menunggu lama sakit aku berangsur hilang blas Puji Tuhan dan Tuhan kita dasyat kesembuhan aku alami bahkan langsung aku jln keluar utk makan.

Krn Iman aku timbul bahwa Tuhan Yesus akan sembuhkan aku maka Tuhan berikan kesembuhan. Iman itu ada perisai Tuhan yg bisa kita gunakan untuk memghadapi serangan musuh  spt Firman Tuhqn berkata "dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat," ‭‭Efesus‬ ‭6:16‬ ‭TB‬‬.

Jangan pernah mencoba2 melakukan suatu tindakan seolah2 krn Iman padahal Iman itu tdk timbul krn itu sama dengan mencobai Tuhan. Krn itu kita hrs bangun hubungan yg erat dng Tuhan shg kita tau kapan dan apa yg harus kita lakukan dng didasarkan Iman yg teguh kpd Tuhan.

Kita tdk bisa membohongi Tuhan krn Tuhan tau sampai kedalaman hati kita yg paling dalam.

Have a blessed day, God Bless you


Sent from my iPhone

Saturday, November 20, 2021

Mengubah UTANG Menjadi UANG

Mengubah UTANG Menjadi UANG

Bacaan:

2 Raja-Raja 4:5-6; 

Maz 133:1-3


Shalom,

Agar bisa terbebas dari masalah, kekompakan rumah tangga harus dijaga. Libatkan seluruh keluarga dalam usaha menanggulangi masalah ekonomi ini. Yang terpenting, ketika ada masalah dalam keluarga, jangan sampai ada pertikaian dan saling menyalahkan. Jika atmosfer kerukunan satu dengan yang lain hilang, berkat Allah juga akan menjauh. 

Libatkanlah juga anak-anak dalam pemecahan masalah ini. Tentunya dengan tidak menganggu jam sekolah atau belajar mereka. Mengapa mereka perlu dilibatkan? Tujuannya bukan supaya mereka belajar produktif dalam keuangan sejak dini. Tetapi supaya mereka sadar dari masa kecilnya bahwa mencari uang tidaklah gampang. Pengalaman ini akan membuat anak sadar untuk tidak berfoya-foya sehingga mereka akan lebih bertanggung jawab dalam menggunakan uang nantinya. Modal ini sangat berharga buat mereka di kemudian hari supaya mereka tidak mengulangi kesalahan yang kita buat hari ini. 

Ajaklah seisi keluarga kita untuk memperbesar kapasitas iman mereka. Sebab, berkat Allah dalam hidup kita itu sesuai dengan wadah iman yang tersedia. Selama bejana kosong tersedia, minyak tidak akan berhenti mengalir. Karena itu, sediakan bejana kosong sebanyaknya.

Berkat dapat diibaratkan sebagai hujan yang turun dengan deras. Sementara itu, hati atau iman kita ini diibaratkan seperti wadah yang menampungnya. Jika kita mengampung air hujan di sebuah gelas yang kecil, yang kita dapatkan hanyalah air hujan yang sedikit. Tetapi, jika kita membawa ember besar, maka air yang kita dapat tampung juga lebih banyak jumlahnya. Allah tidak bisa memberkati orang yang kapasitas hatinya kecil. Jadi, perluaslah visi, kapasitas hati, pandangan dan iman Anda beserta keluarga Anda. 

Perenungan – Bagaimanakah kondisi hubungan dalam keluarga Anda? Apakah Anda pernah melibatkan seluruh keluarga inti untuk menghadapi masalah ini bersama-sama? Jika belum, maukah Anda berjanji untuk melakukan firman: menjaga kerukunan keluarga dan melibatkan mereka dalam menghadapi masalah ini?

Penerapan – Salah satu cara menjaga kerukunan keluarga adalah dengan berdoa dan menghabiskan waktu bersama. Sisihkan waktu Anda dan mintalah keluarga Anda untuk dapat menghabiskan waktunya bersama-sama. 

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk keluarga yang indah yang Engkau berikan. Ampuni jika selama ini kami belum hidup rukun sebagaimana yang Engkau mau. Bantulah kami agar kami dapat menjaga kerukunan ini sehingga berkat-Mu tercurah dengan melimpah.  Ajari kami untuk selalu hidup di dalam kasih dan memancarkan terang-Mu. Amin. 

Ps Rubin Adi Abraham 

The Bible - YouVersion.com

Friday, November 19, 2021

Mengubah UTANG menjadi UANG

Bacaan:

2 Raja-Raja 4:3-4

Matius 6:6

Roma 10:17

Shalom

Kemudian, untuk dapat terbebas dari lilitan utang, kita harus bertindak dengan iman sesuai dengan kehendak dan nasihat Tuhan. Apabila hamba Tuhan sudah memberikan nasihat, yang harus kita lakukan adalah belajar melakukan firman Tuhan. Jangan pernah mengatakan mustahil / tidak mungkin / pasi gagal. Coretlah kata-kata seperti itu dari kamus orang percaya sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil / tidak mungkin. Semua bisa!

Elisa memberikan perintah dan janda ini melakukannya. Iman perlu tindakan sebab iman tanpa tindakan adalah mimpi di siang bolong. Bila kita percaya kepada kebenaran firman Tuhan dan berani bertindak dengan iman, teguh dan gigih, kita akan mengalami pertolongan yang luar biasa. 

Salah satu kunci keberhasilan orang-orang yang sekarang sukses adalah ketekunan mengerjakan segala sesuatu yang awalnya kecil. Jika kita tekun, gigih dan yakin bahwa itu adalah kehendak Tuhan, majulah bersama dengan Tuhan. 

Elisa menyuruh si janda mengumpulkan sebanyak mungkin bejana kemudian masuk ke rumah dan menutup pintu. Mengapa janda ini harus menutup pintu? Jika kita membaca Matius 6:6, menutup pintu dihubungkan dengan doa. Oleh sebab itu, kita harus menyerahkan semuanya dalam doa. 

Selain itu, menutup pintu juga bisa berarti menutup telinga supaya tidak mendengar komentar orang lain yang melemahkan iman. Apabila para tetangga melihat apa yang dilakukan si janda terhadap bejana-bejana tersebut, tentu mereka akan berkomentar. Bisa jadi yang keluar adalah komentar negatif. Komentar negatif dapat melemahkan iman kita sehingga menutup pintu berkat. Karena itu, saat sedang berjuang melakukan firman, tutup "pintu" (telinga) rapat-rapat terhadap yang negatif dan bukalah terhadap firman Tuhan. 

Perenungan – Seberapa seringkah langkah Anda terhenti karena perkataan negatif orang lain? Ketika akan mulai berusaha agar keluar dari lilitan utang, apa yang akan Anda lakukan ketika Anda mendengar komentar negatif dari teman sekitar?

Penerapan – Untuk dapat memiliki hidup yang positif, Anda harus mulai hidup di tengah-tengah orang yang positif juga. Lihatlah teman-teman di sekitar Anda, jika mereka bukan teman yang dapat mendukung Anda untuk maju di dalam Tuhan, mungkin ini saatnya Anda berkeputusan untuk mulai menemukan komunitas yang baru.

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih kalau firman-Mu terus dapat menguatkan kami. Ajari kami agar selalu rindu untuk mendengar suara-Mu. Mampukan kami untuk tekun dalam berjuang tanpa menghiraukan perkataan-perkataan orang yang mematahkan semangat kami. Ampuni mereka Tuhan. Namun kami mau untuk terus berfokus kepada firman-Mu. Karena kami yakin, masa depan kami ditentukan oleh perkataan-Mu dan bukan oleh perkataan mereka. Amin

Ps Rubin Adi Abraham 

The Bible- YouVersion.com


Thursday, November 18, 2021

Mengubah Utang Menjadi UANG

Mengubah Utang Menjadi UANG - Ps Rubin Adi Abraham 

2 Raja-Raja 4:2;  Maz 37:5

Shalom, Selain menyerahkan permasalahan kita kepada Tuhan, kita juga harus mulai menemukan sesuatu yang dapat kita jadikan sarana atau modal untuk mencapai berkat. Sesuatu itu mungkin bakat, keterampilan, atau barang yang tersisa yang dapat dijadikan modal. 

Janda ini tidak punya apa-apa kecuali sebuah buli-buli berisi minyak. Mungkin buli-buli kecil berisi minyak ini tidak berarti apa-apa. Namun, saat ia menyerahkannya kepada Allah, Allah bisa membuatnya menjadi sesuatu yang berarti. Dari sesuatu yang kelihatannya kecil, Allah dapat melakukan sesuatu yang besar. Karena itu, jangan ragu untuk menyerahkan hal-hal yang kecil dan kelihatannya sepele kepada Allah. 

Allah selalu bekerja dengan apa yang kita punya bukan dengan apa yang tidak kita punya. Buli-buli kecil itu terbatas, dan jumlahnya pun hanya satu. Namun, Allah tetap mampu bekerja. Si janda mungkin berpikir, "Untuk apa minyak dalam buli-buli itu?". Namun, Elisa dengan hikmat Allah, mampu melihat tempat yang kelihatannya tidak berharga menjadi modal untuk mukjizat yang besar. 

Apabila Anda memiliki utang, coba kembangkan sesuatu dari diri Anda. Modal yang dapat dipergunakan ini mungkin berupa kecakapan Anda. Misalnya, Anda pandai memasak, menjahit atau membuat kue. Jika Anda dapat memasak, Anda bisa membuka katering. Jika Anda dapat menjahit, Anda bisa menerima jahitan. Atau mungkin Anda pintar mengotak-atik mesin, Anda bisa jadi montir di bengkel. 

Anda bisa memulainya dengan modal yang sedikit atau bekerja sama dengan teman yang tentu saja dapat dipercaya. Jangan lupa minta pertimbangan Tuhan lewat pembimbing rohani kita. Yang penting, jangan putus asa. Jangan menyerah tetapi temukanlah sesuatu untuk menjadi sarana dan berkat. 

Perenungan – Sarana, modal atau keterampilan apakah yang Anda miliki yang bisa Anda gunakan untuk keluar dari utang? Sudahkah Anda memaksimalkannya? Jika belum, apakah yang membuat Anda tidak dapat menggunakannya dengan baik?

Penerapan – Tuliskan beberapa keterampilan yang Anda miliki. Cobalah cari ide-ide usaha yang dapat Anda kembangkan lewat keterampilan Anda ini. 

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih kalau Engkau telah menciptakan kami setidaknya dengan satu talenta / keterampilan. Mampukan kami untuk menemukan dan menekuni kemampuan yang Engkau sudah berikan ini. Kami percaya bahwa lewat talenta kami yang terbatas ini, jika kami berserah pada Tuhan dan mau sungguh berusaha, Engkau dapat melakukan mukjizat yang besar. Mampukan kami untuk tidak mudah menyerah tetapi terus berjuang dengan Engkau. Amin.

Tuhan Yesus memberkati, The Bible - YouVersion.com

http://www.amazon.com/Hearing-God-Getting-Know-Voice by Kathy Cambell

Now more than ever before we need to press into hearing what the Spirit of the Lord is saying today. We need to know Him. This manual will help you in your journey of intimacy with the Lord and bring you to greater understanding of the commands in Scripture to encourage one another. I often will say as I instruct ones in the prophetic that all of the gifts of the Spirit flow through the prophetic. Being a prophetic person is one who is able to hear from God. We all hear from God to a certain extent. The sons of Issachar had understanding of the times and they knew what to do. Having understanding of the times is equal to having words of wisdom, words of knowledge, and discernment flowing through you. If we can hear God's voice then we can hear words of wisdom. If we can hear God's voice then we can hear words of knowledge. If we can hear God's voice we can have discernment. If we can hear God's voice we can have faith to declare those things that are not as though they are. If we can hear God's voice then all of the Gifts of the Spirit will flow through us. More than ever before we need to understand that in the last days, as prophesied by Joel and repeated by Peter, there will be widespread revelations from God. We will not receive revelations from God if we do not hear His voice. God speaks in a variety of ways. The most basic avenues God speaks to us are through the Bible, prayer, people, nature, dreams, and an inner sense of knowing something. Certainly and most definitely we have entered such an occasion. God is speaking today. It behooves all believers to embark on this most exciting journey of learning to hear God?s voice in as many possible ways as God is speaking.

Blog Archive